Jerawat
atau yang lebih dikenal dalam bahasa medisnya sebagai acne, merupakan
suatu kelainan kulit yang sebagian besar menyerang para remaja dan
dewasa muda. Seringkali penderitanya merasa risih dan kurang percaya
diri, khususnya pada para kaum hawa. Acne bukanlah merupakan kelainan
kulit yang bersifat fatal tetapi akibat yang ditimbulkan akan sangat
mengganggu penderitanya, selain mengurangi keindahan wajah, acne yang
tidak diterapi dengan baik akan meninggalkan beberapa kelainan kulit
lainnya yang dapat timbul seperti scar (jaringan parut; menyerupai kulit
yang terkena luka sayat), makula hiperpigmentasi (kelainan warna kulit
menjadi lebih hitam pada bekas jerawat atau flek-flek hitam).
Penegertian Acne / Jerawat
Acne
merupakan peradangan kronis dari folikel pilosebasea (salah satu
kelenjar pada kulit), disebabkan oleh beberapa faktor dengan gejala dan
tanda-tanda yang khas.
Gejala dan Tanda-tanda Acne
1. Tipe Acne tanpa adanya peradangan
- Komedo
: berupa bintik-bintik hitam yang timbul pada kulit, dikarenakan
adanya proses oksidasi udara terhadap produksi kelenjar pilosebasea.
- Milia : berupa bintik-bintik putih yang timbul pada kulit,
dikarenakan penyumbatan saluran kelenjar pilosebasea (udara tidak
mengenai produksi kelenjar pilosebasea), sering disebut juga closed
comedo.
2. Tipe Acne dengan adanya peradangan (disertai rasa sakit saat tersentuh dan kemerahan)
- Papula : tipe peradangan yang paling ringan, berupa bintik-bintik kecil yang agak menonjol di permukaan kulit.
- Pustula : berupa bintik-bintik kecil seperti papula tapi disertai
adanya nanah dalam bintik-bintik tersebut. Tampak kemerahan dengan
adanya warna kuning atau putih di tengahnya, yang merupakan nanah.
- Nodula atau Kista : Nodula merupakan papula ukuran besar, sangat
nyeri. Timbul jika isi dari komedo menjalar ke kulit sekitarnya dan
memicu sistem imunitas tubuh yang nantinya dapat menghasilkan nanah.
Untuk keadaan yang berat, kelainan acne ini dapat bertahan hingga
berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, yang akhirnya dapat mengeras
untuk membentuk Kista di bawah permukaan kulit. Baik Nodula maupun
Kista seringkali menimbulkan jaringan parut yang dalam.
- Acne Konglobata : Jarang tapi merupakan kelainan Acne yang serius,
berupa pustula dan nodula yang disebabkan infeksi bakteri yang berat.


Faktor – faktor yang mempengaruhi timbulnya acne
1. Makanan : yang banyak mengandung lemak, dapat mempermudah timbulnya acne
2. Musim / iklim : kelembaban dan temperatur yang tinggi berpengaruh terhadap produksi sebum / minyak.
3. Kebersihan : kebersihan yang buruk mempermudah timbulnya acne.
4. Infeksi : adanya mikroorganisme Propionibacterium acnes berperan dalam proses peradangan dan mempermudah terjadinya acne.
5. Kosmetik : pemakaian kosmetik yang bersifat memicu timbulnya komedo dapat menimbulkan acne.
6. Kejiwaan : tampak jika seseorang susah tidur atau menghadapi pekerjaan berat, maka acne akan timbul.
7. Hormonal : jika seseorang mempunyai suatu hormon yang cenderung
lebih banyak seperti hormon androgen, maka acne lebih mudah timbul.
Penatalaksanaan
Pengobatan
secara umum meliputi : mencuci muka dengan sabun dua kali
sehari–jangan berlebihan; menghindari pemakaian kosmetika yang
berlebihan, menghindari makan kacang, coklat, minyak, mentega, dll
(meskipun beberapa penelitian tidak menemukan korelasi antara makanan
dan timbulnya acne).
Untuk
pengobatan berupa salep ataupun krim telah banyak beredar di pasaran
tapi untuk pemakaian yang baik dan benar sebaiknya menghubungi dokter,
untuk kasus-kasus yang berat dokter akan menentukan apakah perlu
diberikan obat oral (obat yang diminum) juga.