Rabu, 07 Desember 2011

Pentingnya Menu Sarapan Pagi yang Sehat dan Praktis


sarapan pagi (sayuran) 

Siapa sih yang nggak tau tentang penting makan pagi alias sarapan? Pas kecil, kita dibiasakan  oleh orang tua kita untuk sarapan sebelum berangkat sekolah. Tapi, lama kelamaan, kebiasaan sehat yang dianjurkan oleh para ahli kesehatan, mulai ditinggalkan. Buat yang lagi kuliah, khususnya yang ngekos, masih sering nggak sarapan sebelum kuliah? Buat yang udah kerja, kapan terakhir teman-teman punya waktu buat sarapan?

Kita semua sudah mengetahui bahwa sarapan pagi itu penting untuk menjaga kerja tubuh tetap seimbang hingga sebelum waktu makan siang. Selain itu, sarapan juga bisa membantu teman-teman (khususnya wanita) yang ingin diet. Jadi, yang bilang kalau diet = nggak sarapan, itu SALAH BANGET, ok?

Lingkungan di sekitar kita menanamkan pentingnya untuk sukses dalam karir, makanya nggak heran banyak dari kita yang mempunyai lebih dari 1 pekerjaan. Begitu ada kursus-kursus yang “katanya” bisa meningkatkan nilai jual kita di mata atasan, kita nggak segan-segan untuk mengikutinya biarpun kelasnya diadakan di akhir pekan. Sayangnya, hanya sedikit dari kita yang masih benar-benar peduli dengan kesehatan tubuh sendiri.

Asal kata “breakfast”

sarapan pagi (sayuran) 

Udah pada tau belum kenapa sarapan dalam bahasa Inggris disebut “breakfast”. Pada malam hari, pada saat kita tidur, tubuh kita tetap melakukan tugas-tugasnya dan membutuhkan energi, tapi dalam jumlah yang lebih rendah daripada ketika kita bangun. Pada saat kita bangun, tubuh kita tidak langsung bisa kembali bekerja secara normal setelah mengalami penurunan metabolisme di malam hari. Untuk itu sangat penting untuk mengonsumsi sarapan pagi yang sehat dan praktis.

Inilah mengapa sarapan disebut dengan breakfast, break (membuka) fasting (puasa). Penting bagi kita untuk mengonsumsi sarapan yang sehat, sehingga kerja metabolisme tubuh dapat kembali ke titik normal sehingga tubuh kita terasa bugar dan siap menghadapi hari dengan baik.
Sarapan pagi dan diet

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, berdiet bukan berarti mengabaikan makan pagi. Apalagi setelah kita tahu betapa penting sarapan buat tubuh kita. Ketika kita tidak sarapan, itu berarti kita tidak ingin metabolisme tubuh kita kembali ke taraf kerja normalnya. Yang juga berarti Anda kehilangan protein yang disebut “lentin”.
 
“Lentin” ini merupakan protein yang berfungsi untuk menjaga agar tubuh dapat bekerja secara efektif sehingga dapat membantu kita mengurangi berat badan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More