Jumat, 20 Januari 2012

Nikmatnya Sex dari Sudut Pandang Wanita

Salah satu kenyataan yang tak dapat dibantah tentang sex dalam hubungan percintaan,  ialah bahwa kenikmatan erotis yang paling dahsyat diperoleh oleh pasangan-pasangan baru.
 
129751168518734833
Ih…. tadi kan udah mas!

Coistus-coistus permulaan pada sepasang kekasih awalnya sangat menggebu-gebu dan kemudian akan menurun seiring dengan perjalanan waktu dan rasa bosan dengan pasangan yang sama. Hal ini dapat diakui kebenarannya dilihat dari kwantitatif atau frekwensi hubungan yang semakin jarang. Kebanyakan bagi lelaki muda atau para remaja muda yang belum berpengalaman memegang record cepat orgasme sehingga mutu hubungan dan kenikmatan erotis kurang optmal. Oleh karenanya, masing-masing pasangan bukan saja dibutuhkan pengalaman akan tetapi juga pendalaman arti sebuah hubungan intim yang luas dan matang yang tentunya akan memakan waktu bertahun-tahun.

Kepekaan erotis perlu dikembangkan terlebih dahulu, dalam rangka persamaan sex dan hubungan yang mendalam. Seorang wanita harus banyak belajar, sedangkan pihak lelaki harus bisa memegang inisiatip dan menjadi pengajar juga belajar dari perbendaharaan permainan cinta yang disesuaikan dengan cita rasa individu mereka.
12975118971762727041
hihihihi…. geli ah…
Ada baiknya melakukan pemanasan atau pendahuluan sebelum bercinta, hal ini sangat diperlukan untuk membangkitkan napsu dan gairah pasangan anda. Banyak cara dan variasi dalam prosedur untuk saling merangsang satu sama lainnya diantara pasangan kekasih. Umumnya masing-masing pasangan senang dipeluk, dicium, digigit-gigit mesra dan dihelus-helus rambutnya dengan belaian kasih sayang dan sikap cinta.

Sebagian besar pasangan modern dewasa ini  melakukan fore-play terlebih dahulu, sebelum melakukan coistus yang lamanya antara beberapa menit sampai setengah jam. Ciuman mesra, meng-gesek2an, menekan dan mengusap-ngusap bagian sensitif yang erotik biasanya merupakan permainan pendahuluan sebelum bertempur. Tujuan yang paling penting ialah untuk memperpanjang waktu kenikmatan dengan jalan peningkatan secara bertahap dari puncak erotik ke puncak erotik sampai masing-masing partner siap untuk coistus.

Pada umumnya pihak wanita lebih lambat dibanding pihak lelaki dalam peningkatan rasa erotis, akan tetapi ini terjadi hanya pada tahap permulaan dari fore-play saja. Oleh karenanya, kaum lelaki tidak boleh egois dan jangan mau enak sendiri. Cobalah berlaku adil dengan mengaktifkan kemampuannya dalam menciptakan kenikmatan dalam arti yang seluas-luasnya. Menghentikan ritme penggesekan clitoris adalah sangat mengganggu bagi kebanyakan wanita dan dapat menyebabkan sulitnya mencapai orgasme.
Untuk pasangan kekasih yang sehat dan harmonis biasanya ingin cepat bangkit napsunya dalam beberapa menit, ini dapat dilakukan hanya dengan berciuman mesra dan menggesek-gesekan genitalia dengan sentuhan lembut. Karena bagian dalam dari mulut dan permukaan genatalia merupakan dua daerah erotik yang banyak mengandung jaringan syaraf, maka rangsangan yang terus pada daerah ini dapat mempercepat saat pemasukan “Mr. P” dan orgasme. Beberapa pasangan menyukai peningkatan napsu yang cepat bila mereka menginginkan coistus segera. Tapi pihak lelaki juga harus menyadari bahwa bangkitnya napsu wanita yang lebih lambat bukanlah merupakan keadaan yang permanen, makanya diperlukan pemanasan awal untuk membangkitkan gairah sex wanita.
Sebagai tambahan dari kenikmatan tadi, ialah adanya kesenangan psychologis yang hebat. Wanita senang dipuji, diperhatikan dan dirayu oleh lawan jenisnya apalagi dilakukan oleh lelaki yang memang dia cinta atau sayangi.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More