Senin, 07 November 2011

Manfaat Berjalan Kaki

Berjalan Kaki. Hal sederhana namun ternyata menyimpan keistimewaan bagi tubuh. Kegiatan ringan yang tiap hari dilakukan oleh banyak orang ini terdengar sepele, namun dengan berjalan kaki ternyata banyak manfaat bagi kesehatan contohnya, bisa melangsingkan perut. Kenapa? Karena dengan berjalan kaki kalori dan lemak dalam tubuh akan terbakar. Berlari, jogging atau berjalan kaki merupakan cara tercepat untuk membakar kalori dalam tubuh karena melatih gerakan pada otot kaki. Semakin besar massa otot yang digunakan, maka makin besar jumlah kalori yang terbakar. Sebagai contoh membakar kalori dengan latihan lengan, maka jumlah kalori yang terbakar akan lebih sedikit dibandingkan dengan membakar kalori dengan latihan tangan. Sedangkan pada tubuh kita, otot kaki adalah otot terbesar, maka dengan melatih otot kaki maka itu akan banyak membakar kalori dan lemak tubuh. Selain dapat melangsingkan tubuh, masih ada banyak manfaat dari “olahraga murah” ini. Apa sajakah itu?
  1. Berjalan kaki dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras agar berfungsi secara normal dan tetap bugar. Aktivitas berjalan kaki ini dapat memacu jantung berdegup lebih kecang sehingga dapat memompa darah lebih deras. Oleh karena itu selain dapat menurunkan resiko serangan jantung, para pejalan kaki juga terlihat lebih bugar.
  2. Menurunkan dan Menstabilkan Berat Badan. Dengan membiasakan diri berjalan kaki, laju metabolisme akan meningkat sehingga kalori yang ada di dalam tubuh terbakar. Ini juga berefek pada pelangsingan tubuh.
  3. Mencegah Kencing Manis.
  4. Mencegah Osteoporosis. Dengan menggerakan badan melalui berjalan kaki, dapat mengokohkan tulang tulang dan otot otot pada tubuh. Berjalan kaki di bawah sinar matahari pagi selama 15 menit rutin  setiap hari setidaknya bisa “mengamankan” tulang kita dari osteoporosis hingga umur 70 tahun
  5. Mencegah kanker usus. Kanker usus terjadi karena lamanya tinja tertahan dalam saluran pencernaan. Dengan menggerakkan badan, dapat melancarkan peristaltik usus. Dan jika peristaltik lancar, maka buang air menjadi tertib dan tinja tidak akan lama tertahan di saluran pencernan. Buang Air Besar paling bagus setiap hari, setiap pagi antara jam 5.00-7.00.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More