Rabu, 09 November 2011

Seks dan Manfaat-manfaat Sehatnya

Ilustrasi

 















Rutin berhubungan intim yang saling memuaskan, selain membuat pasangan kian dekat, juga menyehatkan fisik.

Begitu yang ditegaskan Hilda Hutcherson, profesor klinis di Columbia University, juga pengarang
Pleasure: A Woman's Guide to Getting the Sex You Want, Need, and Deserve.

Berikut ini beberapa manfaat lain dari berhubungan intim yang sehat:


Kurangi stres

Riset dari University of the West of Scotland menunjukkan, hubungan seks setidaknya sekali dalam 2 minggu lebih baik dalam menghadapi situasi penuh tekanan, seperti bicara di muka umum.

Alasannya, karena hormon yang membuat rasa tenang dan bahagia, endorfin dan oksitosin dilepaskan saat berhubungan intim. Hal ini menciptakan rasa keintiman serta relaksasi yang mencegah rasa gugup serta depresi.


Menariknya, perempuan tidak harus mencapai klimaks untuk mendapatkan efek ini, tetapi akan ada rasa kelegaan lebih jika perempuan mencapai orgasme.


Tidur nyenyak

Hormon endorfin yang diproduksi otak saat berhubungan intim juga bisa membantu mengurangi stres dan menenangkan pikiran dan tubuh, menciptakan suasana menyenangkan untuk tidur.

Terlebih lagi, saat orgasme, ada hormon prolaktin yang dilepaskan dalam darah oleh otak. Hormon ini ditemui saat orang tidur. Namun, ini tidak berlaku jika sesi bercintanya kelewat bersemangat. Terlalu bersemangat justru bisa membuat orang sulit tidur.


Mengurangi sakit

Hormon yang dilepaskan otak saat mencapai orgasme bisa mengurangi rasa sakit yang menyebalkan, seperti otot pundak yang tegang atau pusing.

Bahkan ada studi yang mengungkap, migren pada perempuan berkurang banyak setelah mencapai orgasme. Alasannya, hormon endorfin yang dilepaskan usai mencapai orgasme menyerupai morfin untuk melegakan rasa sakit.


Mengurangi risiko flu

Dari berbagai penelitian ditemukan, orang-orang yang berhubungan cinta secara rutin memiliki level antibodi yang lebih tinggi. Antibodi ini membantu melawan penyakit dan menjaga tubuh jauh dari flu dan demam.

Binar kulit berseri

Dari sebuah studi yang dilakukan di Royal Edinburgh Hospital di Skotlandia, didapati, mereka yang sering berhubungan intim dengan pasangan yang sama, setidaknya 4 kali seminggu, dinilai memiliki rona kulit 7-12 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.

Seks rutin membantu mengeluarkan hormon dari dalam tubuh, baik testosteron maupun estrogen, dan kedua hal ini membantu tubuh tetap muda dan berenergi. Hormon estrogen membantu kulit tetap lembut dan rambut bersinar.


Kurangi rasa sakit saat haid

Saat perempuan mencapai orgasme, rahimnya berkontraksi, dan saat proses ini terjadi, zat yang membuat kram dalam tubuh pun terhilang.

Peningkatan jumlah kontraksi pada uterus juga bisa membantu tubuh mengeluarkan darah dan jaringan yang tak dibutuhkan lagi itu lebih cepat, membantu mempercepat waktu haid.


Menjaga bentuk tubuh

Berhubungan seks juga dihitung sebagai bentuk olah tubuh kardio. Satu sesi bercinta bisa membakar sekitar 85-250 kalori, tergantung panjang sesinya.

Saat bercinta, otot perut, punggung, bokong, dan paha akan berkontraksi dan bekerja, artinya, Anda melatih otot-otot tersebut. Olahraga pun menjadi lebih menyenangkan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More